Wednesday, July 17, 2013
Dewabrata Dua
Ada baiknya kita tidak berbicara tentang cinta agar senja tetap dalam keelokannya. Singkirkan beban yang menindih ini dengan berkaca pada senyum daun ketapang di taman itu yang dulu menjadi saksi pertemuan kita. Kadang kita terjaring oleh percakapan semu. Bahkan kita habiskan waktu dalam perdebatan panjang tak berkesudahan, sementara kita abai pada kemolekan langit senja di cakrawala. Mengapa cinta harus diuji atau ditakar dengan kata-kata. Kautahu, begitu ulet dan liat cinta kita bagai benang dilulur malam. Barangkali kau lupa bahwa cinta tak harus dinyatakan dalam kata-kata indah yang dibisikkan atau kalimat tegas yang diteriakkan. Sesungguhnya cinta bertakhta di hati yang boleh jadi hadir dalam kerling mata, engah nafas, denyut nadi, atau bahkan dalam peluh dan aroma tubuh. Mari kita nikmati senja tanpa kata.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment